SINAR UV
Disinfectant ada macem-macem seperti chlorine,ozone,kaporit,sinar uv dll.tapi biasanya yang dipakai di air kemasan itu ozon dan sinar uv soalnya gak berbau(coba aja bandingin sama air yang dimasak mama di rumah pasti agak berbau ;) ).
Bagaimana sinar UV membunuh kuman?
Dalam proses pengolahan makanan dan minuman modern, sterilisasi dengan sinar ultraviolet (UV) lazim digunakan. Tentunya ini menjadi pertanyaan bagi kita yang kerap melakukan perebusan makanan atau minuman sampai mendidih untuk membunuh kuman. Efektifkah penggunaan sinar ultraviolet dalam membasmi kuman?
Sinar ultraviolet merupakan sinar yang mempunyai panjang gelombang yang lebih pendek dibanding sinar tampak. Oleh karena itu, sinar UV tidak terlihat dengan mata telanjang. Salah satu keunggulan sinar UV adalah kemampuannya untuk merusak DNA sel, baik sel bakteri, virus, jamur, bahkan sel mamalia, termasuk manusia. Kerusakan DNA akan memicu kematian sel. Hal ini bisa terjadi karena hampir semua aktifitas sel dikendalikan dari DNA.
Kemampuan UV untuk membunuh kuman sebanding dengan banyaknya sinar dan lamanya penyinaran. Jika penyinaran tidak kuat, maka bisa saja sel tidak mati, hanya mengalami mutasi.
Jadi, dengan penyinaran yang cukup, kuman baik virus, bakteri, maupun jamur yang ada dalam makanan atau minuman akan mati. So,don’t to worry just be happy(loch??hehehe)..asal prosedur penyinaran yang dilakukan sesuai,pasti aman.tapi saran ku sih mending memakai produk yang sudah ada izin BPOM jadi gak asal isi ulang air minum kita disembarang tempat yupz,,,walaupun agak sedikit mahal tapi dari pada kita malah sakit perut to’?or mending masak air aja kayak aku selain murah,hemat n aman pula!!hehe
Sumber :

Wah, ratih, semisal penyinaran UV yang dilakukan tidak begitu kuat dan menyebabkan sel bermutasi, kira-kira lebih bahaya mana ya? Selnya bermutasi atau sel yang sekalian saja tidak disinari dengan sinar UV? Hehehehe...penasaran..
BalasHapusTapi kalo diingat-ingat, memang ya ada beberapa air minum yang baunya jadi aneh setelah dimasak..untung di rumah saya enggak..bisa lebih malas lagi buat minum air putih bisa-bisa..^o^
mmm,, bener juga mendingan kita membeli bahan makanan or minuman yang udah diuji kwalitasnya meskipun harganya agak lbh mahal, ..*-*
BalasHapusdisinfectant?
BalasHapusjadi inget Air Industri..
tapi kalau gak salah sinar UV tuh gak awet kalo dipake buat air kemasan, memang sih lebih murah daripada pake ozon..
(ntar pasti dapet si Air Industri)
Hmm berarti penyinarannya harus optimum biar gak menyebabkan mutasi.
BalasHapusTapi ratih artikel masih terlalu umum..he
ummm....gtu y...
BalasHapustp....kalo sel'na malah mutasi aja...itu dampak negatifnya apa y...?
terus tih, katanya kan kita gak bisa ngeliat sinar UV secara langsung entar bisa bikin buta mata. terus gmn caranya kalo kita mau membuktikannya???
BalasHapusmaksud q, penelitiannya???
hmmmm untuk disinfectan yah
BalasHapusemang sih kalo buat air minum O3 atau UV emang paling aman
tapi kalo buat di Industri ga mungkin lah kayanya pake UV or O3 buat disinfectan heheheh
Ow gt ya...
BalasHapusArtikelnya bagus...
Sinar UV punya banyak manfaat bagi manusia, terutama karena sifatnya yang dapat merusak DNA sel..
aq mw tanya, lama dan banyak penyinaran yang efektif membunuh kuman tu berapa y? sejauh ini efek negatif aplikasi sinar uv ini bagi manusia selain menyebabkan kebutaan apa?
Ricko
semua artikel mu bener-bener kamu buat sendiri ya?
BalasHapussalut..
bagus juga sih infonya, mirip ama yang diajarin di kuliah air industri..
wah baru sadar kalo sebenarnya sinar UV bisa buat mematikan kuman...
BalasHapustapi harus konsentrasi berapa tih??
umm, calo dari sisi cost gimana tih??
BalasHapusdisinfectant dari uv lebih mahal ga dari disinfectant yang laen2nya??
nice article..
:)