Sabtu, 18 April 2009

Pengawet Makanan yang Diizinkan

Hari gini cari makanan yang gak pake pengawet??mungkin hanya akan menjadi bahan tertawaan aja soalnya mungkin Cuma dada gulung,getuk dan kue pisang aja yang masih gak pake pengawet tapi itu pun gak bisa dijamin 100% bebas pengawet. Apalagi makanan dalm kemasan kayak biscuit,wafer,coklat dll. Walupun ditulis dengan huruf super gede “BEBAS PENGAWET” tapi kita jangan percaya gitu aja.

Makanan dalam kemasan,ada yang diproduksi oleh industri besar maupun industri rumahan.Makanan dalam kemasan dirancang agar dapat bertahan lebih lama. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan pengawet agar makanan tersebut tidak busuk atau jamuran atau berubah sifat (warna, rasa, bau).

Cara kerja bahan pengawet terbagi menjadi dua, yaitu sebagai antimikroba dan sebagai antioksidan. Sebagai antimikroba artinya menghambat pertumbuhan kuman dan sebagai antioksidan maksudnya mencegah terjadinya oksidasi terhadap makanan sehingga tidak berubah sifat, contohnya mencegah makanan berbau tengik.

Menurut Permenkes No.722/1988, bahan pengawet yang diizinkan digunakan dalam makanan dalam kadar tertentu adalah Asam Benzoat, Asam Propionat. Asam Sorbat, Belerang Dioksida, Etil p-Hidroksi Benzoat, Kalium Benzoat, Kalium Bisulfit, Kalium Meta Bisulfit, Kalium Nitrat, Kalium Nitrit, Kalium Propionat, Kalium Sorbat, Kalium Sulfit, Kalsium Benzoit, Kalsium Propionat, Kalsium Sorbat, Natrium Benzoat, Metil-p-hidroksi Benzoit, Natrium Bisulfit, Natrium Metabisulfit, Natrium Nitrat, Natrium Nitrit, Natrium Propionat, Natrium Sulfit, Nisin dan Propil-p-hidroksi-benzoit.

Nah, jika anda mengkonsumsi makanan kemasan, jangan lupa perhatikan jenis pengawet yang digunakan, apakah termasuk yang diizinkan atau tidak. Walaupun agak susah buat menghapal nama-namanya at least kita tau beberapa bahan aja yang sering dipakai di or kalo perlu bawa contekkan kecil aja tiap belanja makanan di swalayan jadi kita bisa milih yang aman hehe. So,sebagai generasi muda yang cerdas bukan hanya jago milih makanan yang enak tapi juga cerdas pilih makanan yang aman buat kesehatan. Soalnya tanpa kita sadari kesehatn merupakan salah satu asset yng harus kita jaga agar gak nyesel nantinya. Jadi from now, be selective,,,be healty,,,be smart,,,and be the next leader hehehe,,,,(maksa je slogannya,,,hehe)

9 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. hmmm....
    gmn klo anda mMulainya duluan..
    nanti ceritakan pd kami jg ya,gmn cara mengatasi smw kRepotannya..
    he..
    slmt berusaha..

    BalasHapus
  3. weitss,,,
    gimana kalo semangad belanja digabung semangat advokasi?
    Hmm,apa jadinya yak?^^

    BalasHapus
  4. kurang satu lagi be nya

    be a man .hahahhahahha

    nisin nama suatu pengawet???
    kow kayak nama produk makanan ya
    untung g ada asam oksalat nanti pake magnetic stire pula makannya.hahaha

    visit mine at ryukizekay.dagdigdug.com

    BalasHapus
  5. bgaus, bu...
    Kembangkang bakat menulismu...
    he3....
    Khususnya artikel tentang makanan (nyam...nyam...)

    BalasHapus
  6. wow...bagus ya artikelnya. aq jadi dapat pengetahuan baru loh karena artikel yang kamu buat. thx.... eh, jangan lupa isiin komentar di blog ku juga ya....

    BalasHapus
  7. nambah pengetahuan ttg pengawet

    BalasHapus
  8. keren y artikel"y.. jd nambah pegetauanQ ttg pengawet makanan.. jd msti lbh ati2 ne sblm makan makanan kemasan..

    BalasHapus
  9. tih,, kalo macem bahan pengawetnya sebanyak itu sih kayanya contekanyya ga bisa kecil.. hehehe... bener banget,, di jaman serba instant gini emang kayanya susah ya buat nemuin makanan yang ga berpengawet or at least pake pengawet dari bahan-bahan yang alami.. jadi konsumennya yang mesti pinter2 dan selektif dalam milih2 makanannya...
    setuju??

    BalasHapus